Tapi Kita Iseng, Tapi Kita Bertanggung Jawab
Dua puluh empat jam lebih telah terlewati hey itu teman saya. teman saya yoga. Tapi ada yang tertanam sedari kemarin. Tertanam dan tinggal ini di pertanian hati saya. tentang kemarin, kemarin kita lalu-lalang di galaksi bima sakti. Lebih tepatnya di Bumi. Lebih tepatnya di Indonesia. Lebih tepatnya di Jawa Barat. Di Bandung. Di tempat-tempat yang kemarin telah kita santroni, tempat-tempat kasian itu.
Bukan Uang, Bukan Sekotak Donat
Seolah-olah Saya Cemburu
Ka Pameran, untuk masa kecil mereka yang terampas
Sore itu kita sedang berada disebuah lapang basket yang disulap oleh orang-orang hebat yang mempertahan kan tradisi. Kita berada di sebuah “pasar malam” yang orang Ciamis sama orang garut bilang “pameran”, atau orang bandung bilang “korsel” atau “biang lala”.... saya, Arie, Ranu, Monii dan Egie adalah tokoh-tokoh sentral dalam cerita kali ini. Kenapa jadi tokoh sentral???, karena dia teman-teman saya, dan kebetulan pada sore itu sudah janjian mau ke pasar malam bareng-bareng saya.














